Cerita Kisah Sex Janda Hot Menikmati Tubuh Indah Janda Binal

Cerita Sex Indonesia – Kisah Seks Janda Hot Menikmati Tubuh Indah Bina Janda Menampilkan Aq Wawa, 23 Tahun. Saat ini saya masih belajar di universitas di kota saya. Sebenarnya kejadian yang akan saya ceritakan kali ini terjadi sekitar 3 bulan yang lalu.

Malam itu aku ada kuliah malam di kampus yang membuatku harus pulang larut malam. Jarak rumah saya dengan kampus universitas juga cukup jauh, sekitar 10 km. Setelah kelas malam berakhir, saya segera bergegas pulang. Ditengah perjalanan aku merasa ingin buang air kecil, aku pun segera menghentikan sepeda motor dan segera pipis di balik pohon besar di pinggir jalan. Kisah Seks Janda Hot

Setelah buang air kecil saya segera melanjutkan perjalanan. Namun baru beberapa meter jauhnya, saya melihat sesosok wanita berdiri sendirian di pinggir jalan. Semakin dekat ke tubuhnya, semakin jelas jadinya. Saya menghentikan sepeda motor saya dan bertanya kepada wanita itu.

“Perawat malam, siapa yang kamu tunggu perawat?”

Tapi wanita itu tidak menjawabku

“Tenang saja kakak, aku orang baik kakak, aku tidak bisa berbuat apa-apa kakak, perkenalkan diriku, namaku Wawan .kataku sambil mengulurkan tanganku.

Lalu dia menatapku dan barulah dia ingin bercerita tentang Kisah Seks Janda Hot

“Saya Ida, apakah saat ini masih ada angkutan umum di sini? dia bertanya.
“Aduh Kak, aku bercanda, sekarang kamu tidak bisa naik angkutan umum ke sini, Kak, mau kemana?” aku bertanya balik.
“Mau ke xxx pak” dia menyebutkan daerah yang kebetulan saya tahu tempat itu.
“Oh… itu dia, Kak, aku tahu tempatnya, Kak, maukah kamu ikut denganku jika aku ikut atau tidak?” saya menawarkan
“Em… Tapi aku tidak melakukan apa-apa kawan?” dia bertanya seolah ragu.
“Sumpah, Kak, kamu selamat,” jawabku.

Kisah Seks Janda Hot Ida

Kisah Seks Janda Hot

Akhirnya dia ingin aku membawanya bersamanya lalu dia mengendarai sepeda motorku dan aku langsung berangkat ke tempat tujuan yang dituju Bu Ida. Dalam perjalanan saya juga memintanya untuk menceritakan dari mana asalnya dan mengapa dia berhenti di tengah jalan, dan dari sana saya mengetahui bahwa Bu Ida adalah seorang janda muda yang cantik. Kisah Seks Janda Hot.

Mbak Ida juga memiliki bentuk tubuh yang sempurna untuk wanita dengan tinggi 165 cm. berat badan lurus c. 55 kg dan juga sosok dan payudara yang sangat bagus. Tangannya sekitar 36b, sangat indah. Karena saat saya menaiki Bu Ida, punggung saya terasa menempel pada suatu benda empuk yang terasa begitu besar.

Sejenak aku merasakan getaran di kemaluanku yang membuatnya keras, namun aku berusaha mengendalikan diri. Setelah menempuh perjalanan hampir 20 menit, akhirnya kami sampai di tujuan yang dituju Bu Ida dan saya berhenti.

“Nyonya, Anda sudah sampai. Bukankah ini rumah yang dicari Ida?”
“Iya betul gan, makasih banyak gan, buat beli bensin” ucapnya sambil menyodorkan uang 100 ribu kepadaku.
“Ah tidak usah, aku kakak yang tulus, tapi bolehkah aku mengetahui detail kontak BB dan juga ponselnya?
“Bisa pak, tapi ambil uangnya juga,” kata Bu Ida
“Tidak apa-apa kak, tidak perlu, saya punya uang lagi,” jawabku.
“Ini pin BB saya dan juga nomor ponsel saya

Lalu saya langsung menelpon pin BB tersebut dan segera bergegas pulang, namun sebelum pulang saya berkata:

” Ayo pulang dulu . baiklah kakak kita akan bertemu lagi suatu saat nanti kan?” tanyaku

Bu Ida hanya mengangguk sambil tersenyum manis, dan aku pun segera melaju dengan sepeda motor meninggalkan Nona Ida. Kisah seks janda hot. Keesokan harinya, saya lupa bahwa saya bertemu dengan seorang janda baru tadi malam, namun setelah membuka ponsel, saya perhatikan dari update terkini bahwa nona ida mengganti foto profilnya dengan yang sangat seksi di foto profilnya saat itu. Nona ida mengenakan atasan tanpa bra, sehingga terlihat payudara Nona ida yang penuh dan terlihat kuat dengan mengenakan kemeja tersebut.

Aku pun langsung mencoba menggodanya dengan obrolan Miss Ida BB untuk iseng

“Wah… hot banget, Kak?” Saya bilang.

Dia pun langsung menjawab,
“Aaahhh…tidak gan, biasa saja gan,” jawabnya
“Beneran mbak…maaf mbak, gak pake bra?” payudaramu besar sekali
“Hehe iya gan, biasanya aku begini kalau di rumah”
“Wah.. serunya kalau jadi perawat di rumah?” Nona Ida tidak memakai bra” candaku.
“Uh… kamu genit banget, kamu belum pernah lihat yang seperti ini kan?” tanya Bu Ida


“Hhehe…iya mbak, tapi hanya di film, tapi aku belum pernah melihatnya langsung mbak” jawabku.
“Apakah Anda ingin melihatnya secara langsung?” tanya Bu Ida.
“Beneran kalau mau lihat langsung siapa pemiliknya mbak??? Boleh ketemu Bu Ida?” Jawabku sambil tertawa. Kisah seks janda hot
“Kalau mau main, sini ke rumah yang semalam kakak ajak aku, tunggu sampai adik pulang sendiri” ucapnya “Wkwkwkwkw…apakah itu asli kakak” tanyaku seolah tak percaya

“Iya buruan, gak akan lama-lama aku pakai” jawabnya segera
Aku pun segera bergegas menuju ke rumah Nona Ida rumah.dan dalam waktu kurang dari 45 menit aku sudah sampai di depan rumah Nona Ida Terlihat rumah Nona Ida sangat sepi, pintu rumahnya seperti tertutup, terlihat Bu Ida melambai ke arahku dari jendela depan. rumahnya. . Aku segera turun dari motor dan langsung menuju pintu depan rumah Bu Ida.

Tanpa menunggu lama lagi, Bu Ida segera membuka pintu dan langsung mempersilakan saya masuk. Saat aku masuk ke dalam rumah, aku melihat pemandangan yang sangat indah dan mempesona. Saya disuguhi penampilan Bu Ida yang sangat seksi hanya mengenakan tank tanpa bra dengan gundukan di dalamnya. Cerita seks janda panas

“Apakah kamu ingin bersantai atau melakukannya dengan cepat?” kata Bu Ida membuka pembicaraan dengan nada erotis.
“Aaa.. aakuuuu…ikuti saja Kak Ida,” jawabku sambil berhenti dan terus memandangi tubuh Kak Ida.

Tubuh Indah Janda Hot Ida

Tanpa menjawab lebih lanjut, Bu Ida langsung mendorongku ke sofa yang ada di tengah rumahnya. Aku berbaring telentang dan Bu Ida langsung menekanku dari atas. Karena tidak bisa menahan diri lagi, aku pun ikut dalam permainan Nona Ida.

Mulut Bu Ida patah dan saya coba imbangi dengan pengalaman film xxx yang sering saya tonton. Kami terus berciuman hingga suara bibir kami membuat hasratku bangkit. Hingga aku tak kuasa menahannya, tanganku mulai memegang payudara Bu Ida. Aku membelainya sampai aku meremas matrasnya yang montok dan lentur.

Hasrat kami berdua semakin menggila, aku memutar tubuh Nona Ida hingga kini aku berada di atas tubuh Nona Ida. Saya mulai melepas atasan Bu Ida dan ada dua gundukan tebal yang kokoh. Kisah seks janda hot

“Nah kamu udah lihat Wan, gimana menurut kamu Wan? tanya Bu Ida dengan wajah cemberut
“Wah..enak banget mbak, boleh aku jilat . , Kak?” tanyaku.

Namun tanpa menunggu jawaban Bu Ida, aku langsung memainkan payudaranya. Saya akan menjilat puting coklatnya. Melanjutkan putingnya, Bu Ida mengerang di samping telingaku, membuatku semakin bergairah.

Melanjutkan puting Nona Ida, tanganku juga menekan payudaranya yang satu lagi. Lanjutkan sambil aku menjilat leher putih mulusnya. Cerita seks janda panas

Oooohhhhh.. Waannnn, kamu bikin adikmu nafsu Wann, lalu Wann… ohhhh…” rintih Bu Ida.

Sementara aku ditinggal bermain-main dengan payudara dan leher Bu Ida, kini aku mulai menjilati Nyonya. . Perut Ida ke bawah hingga sampai desahan dan keluh kesah yang terbungkus dalam CD-nya waoooowww… Rambut kemaluan Bu Ida sangat terawat, terlihat dari bentuk rambut kemaluannya dan juga dari kakinya yang sangat bersih. Alat kelamin Bu Ida juga sangat menarik dan masih berwarna merah terang. Itu sungguh membuatku ngiler, dan tanpa menunggu lama, aku langsung menelan bibir Bu Ida.

“Sllllrrruuppppp……Sllllrrruuppppp…” Suara jilatan kemaluan Nona Ida membuat tubuh Nona Nurul mengejang nikmat.
“Oohhhhh… uuuuhhhhhh… oooohhhh…. Wannn…enak banget Wannn…oehhhh” rintihan kenikmatan yang tak henti-hentinya keluar dari mulut Nona Ida sambil aku menjilat kemaluannya.

Kisah Seks Janda Hot

Kieleni terus meronta-ronta klitoris Nona Idan, dan aku memasukkan jari tengahku ke dalam cangkir kuenya. Pelan…pelan…plan…dan semakin cepat, jari tengahku memasuki lubang kemaluan Nona Ida hingga tubuh Nona Ida berguling-guling tak terkendali. Hampir 5 menit aku memainkan skill mbak Ida dan mbak Ida memegang tanganku lalu dia berdiri. Cerita seks janda hot

“Kalau mau, sekarang giliran kakak,” kata Bu Ida

Bu Ida melepas celana dalam yang masih kupakai, dan keluarlah batang penisku. yang menjadi stres dan sulit.

“Ayammu besar juga Wan, memang kecil, tapi ayamnya besar,” kata Bu Ida

Aku hanya tersenyum dan Bu Ida langsung menjilat kepala Titit-ku. Lidah Bu Ida membuat tubuhku bergetar.

“Ooohhhhh…kakak” erangku.

“Slrruuppp… slrruupppp…” terdengar saat bibir Nona Ida mengusap penisku.

Aku menangis dan mengerang saat menerima suapan nikmat dari Bu Ida. Mbak Ida menjilat seluruh kemaluanku hingga ke buah zakarku dan tak mampu menahan nafsu makannya yang rakus. Yang bisa kukatakan pada diriku hanyalah, “Janda cantik ini sungguh liar, meski dia tetap menikmatinya.”

Selang kurang lebih empat menit, Ida menghisap penisku, aku tak sabar dan segera menarik tangannya dan melingkari tubuhnya. Mbak Ida diam saja dan menuruti tindakanku. Dan tanpa menunggu lebih lama lagi, aku langsung menempelkan penisku ke bibir kemaluan Nona Ida, lalu kuusap sebentar dan akhirnya dengan sedikit “shhleeebbbbbbb…” batang ayam pun masuk ke dalam lubang. Alat kelamin Bu Ida.

Perlahan aku memompa kemaluan Nona Ida dari belakang sambil berbaring. Terdengar erangan dan dengan penuh semangat aku terus memompa lubang kemaluan Nona Ida semakin cepat hingga terdengar suara benturan kami “petik..petik..petik…” dan juga suara Nona Ida. menangis,

“Oooohhhhh….. aaaahhhhhhhhh… enak Wannnn… ooohhh…. “Silahkan Wann memuaskanmu”

Hingga hampir 10 menit memasuki lubang nafsu Miss Ida, rasanya aku sudah mencapai klimaks. Saya mencoba mengendalikan permainan agar tidak keluar terlalu cepat. Lalu kami berpindah tempat. Aku membalikkan tubuh Nona Ida dan meminta Nona Ida berada di atasku sekarang. Saya telentang dan Bu Ida yang berpengalaman segera berjongkok di atas penis saya, memegangnya dan segera mengarahkan penis ke lubang dan kembali. Cerita seks janda hot

“Slhhhheebbbbbbbbbb…” Bu Ida berhasil memasukkan penisku ke dalam lubang kemaluan

Bu Ida terombang-ambing dengan libidonya, dia menggerakkan tubuhnya ke atas dan ke bawah dan menggerakkan pantatnya ke belakang . dan maju. Aku hanya bertahan dan menikmati permainan liar Bu Ida, janda cantik ini, hingga kurang lebih empat menit dia mengguncangku dan aku tak tahan lagi,

“Ooohhhhh aaakk… aakkkkuuuuu…. Aku keluar, Kak,” erangku.

Dan Nona Ida segera mengeluarkan penisku dari memek nya dan langsung menghisapnya dengan liar. Dan sesaat kemudian Cerita Seks Janda Hot

“Creeett… creetttt…creetttt.. cretttttt…” keceriaanku mengalir deras dari bibir Bu Ida.

Aku merasakan kegembiraanku mengalir deras dan Bu Ida tak kunjung keluar dari mulutnya. kami menghisap sampai selesai

Aku dan Ida kemudian berbaring lemah bersebelahan, masih telanjang. Mengelus rambut Nona Ida

“Puaskah kamu Wan?” tanya Bu Ida
“Puas sekali kakak, kamu hebat banget, Wawan pernah minta tambah gak kakak?” aku bertanya balik.
“Itu bagus, tapi kemudian ketika orang yang tepat menginginkannya, kamu juga harus menginginkannya, tahu?” kata Nona Ida
“Iya Kak, Wawan pasti, Kak, Wawan akan berusaha memuaskan Nona Ida sesuka dan kapan Nona Ida mau” jawabku sambil mengecup kening Nona Ida. Kisah Seks Janda Hot

Setelah kejadian itu, kami beristirahat dengan masih telanjang, ngobrol kesana kemari sebentar. Menjelang sore, saya dan Bu Ida kembali bercinta dengan menggunakan gaya seks berbeda yang diajarkan Bu Ida kepada saya. Lalu setelah aku selesai aku pulang saja. Hal ini tidak berlangsung lama karena saya dan Bu Ida akhirnya berpacaran dan kami berdua sering berfantasi seksual yang lebih liar dan menantang

Terima kasih Bu Ida sayang. terima kasih atas pengalamannya. terima kasih atas kepuasan anda. Terima kasih atas semuanya Bu Ida. Aku cinta kamu FUULLLLLLLLLLL MBAK IDA..

Baca Juga : Pengalaman Seksual Selingkuh Panas dengan Teman Suami

Tags : Cerita seks Indonesia, Kisah seks janda hot, Janda hot, Tubuh indah janda, Pengalaman seks, Pertemuan tak terduga, Janda muda cantik, Godaan BBM, Pertemuan intim, Kenikmatan bersama, Janda seksi, Cerita dewasa, Seks panas, Pengalaman erotis, Cerita nyata

Main Dengan Bos Selepas Kerja Dengan Penuh Kenikmatan

https://4dolxbagus.sbs/

Ini menceritakan tentang sebuah kenikmatan seorang custamer service (CS) restoran yang ada di kota Bandung. Wanita ini memang sangat hot dan penuh kenikmatan seks, dari Cerita Sex ini banyak gaya yang sangat asyik dan pasti membuat membara dalam kenikmatan gaya bercinta.

Bekerja di salah satu restoran yang menyediakan salad disebuah tempat nongkrong. Beberapa minggu terakhir ini, tiba-tiba ada seorang customer, yang rajin berkunjung ke resto tempatku bekerja. Ketika makan, matanya selalu melihatku.

Kalau aku lewat dekat mejanya, dia selalu senyum, dia berusaha mengajak aku berkomunikasi karena ketika dia sedang makan, suasana sedang ramai, sehingga aku dan juga waitress lainnya sibuk melayani tamu.

Ketika suatu hari, dia berkunjung lagi ke resto tempatku bekerja. Kebetulan banget kali ini pengunjung cuma sedikit, sehingga ada kesempatan bertegur sapa. Dia menanyakan namaku, kujawab Ira.

Dia bertanya lagi, hari ini kamu bekerja sampai jam berapa. Ketika aku nanya kenapa??? dia bilang mau kasi aku surprise. aku nanya lagi karena penasaran, surprisenya seperti apa mas. Dia jawab kalau dikasi tahu ya bukan surprise namanya dong. lalu dia bilang akan tunggu sampe jam 5 sore.

Selesai kerja, aku mengganti pakaian waitress dengan pakaianku sendiri. Aku sengaja memakai kaos ketat dengan belahan yang rendah, dan celana jeans ketat. Dia menungguku gak jauh dari resto. Tepat ketika aku memanggilnya, hpku berbunyi dari rekanku. Dia memandangiku yang sedang menerima telpon. Setelah aku tutup nelpon, dia nanya ? !!!

“barusan dari siapa Ir, cowok kamu telpon ya”.
“Enggak kok mas, dari temanku dia cuma ngajak keluar aja ”.
“Terus”, tanyanya lagi.
“aku tadikan udah janjian ama mas, ya Aku tolak aja ajakannya”.
“tadi teman kamu itu cowok apa cewek”, tanyanya lagi.

“Cowok dia mas”, jawabku.
“cuma ngajakin jalan tau ngajak pacaran?” guyonnya lagi.
“Dua-duanya sih mas”, jawabku sambil tertawa.
“Katanya tadi mau kasih surprise?”, tagihku.

Dia lalu mengajakku ke toko baju.
“Ir, baju kamu dah ketat, aku beliin yang baru aja ya”. Kaget juga aku mendengar tawarannya ini.

Tanpa menunggu jawabanku, dia panggil SPG nya, tolong ambil baju terbaru dong mbak. Sepertinya duit beberapa juta enteng bagi dia. Aku sudah menduga pasti ada ujungnya, gak mungkin kan lelaki mau ngasih baju mahal gitu aja.

Aku sih gak peduli kalau aku harus melayani napsu bejatnya, abis aku tertarik juga sama si mas kece ini, setelah jumpa beberapa kali di resto. kalau Orangnya sih belum tua-tua amat, tapi yg pasti bukan abg lah.  filmbokepjepang.com Ganteng, dada oke, seperti tipe lelaki idealku jugalah.

“Ma kasih banget ya mas, Mas baik amat sih mau beliin Aku baju baru, mahal lagi”. Dia hanya tersenyum dan mengajak aku makan.

Sambil makan dia terus mengajakku bercanda, orangnya humor.

“esok kamu kerja jam brapa Ira”, tanyanya.
“Kebetulan besok Aku off mas. emangnya kenapa”.
“Aku ada rencana mau ngajak kamu jalan, kalo besok kamu off kan kita gak usah buru-buru pulang”.
“emangnya mo jalan kemana mas”, aku sudah menduga apa jawabannya.
“kita iseng-iseng aja keluar, sambil cari angin” jawabnya .

Tak lama kemudian di mengambil mobilnya,
“Wahh.., mobilnya keren abis mas. Sama kaya orangnya” kataku setelah sampai di depan mobilnya.

Tak lama kamipun meluncur ke apartementnya. Dia mulai genit mengelus-ngelus paha mulusku yg masih tertutup celana jeans. Tentunya elusannya tidak terlalu terasa karena masih terhalangi kain jeans celanaku. Dia membawaku ke apartmentnya.

Tak lama kami sudah sampai di apartment. sampai di basement, parkir mobil dan menuju lift meluncur ke atas. Apartmentnya type studio sehingga hanya ada satu ruang yang multi fungsi, kamar mandi serta dapur merangkap jadi satu.

Sementara aku pergi ke kamar mandi , lalu Ia merebahkan diri di kasur sekembalinya aku hanya berbalut handuk serta ikut rebahan diranjang bersamanya. Dia melingkarkan tangannya pada pundakku dan mengelus-elusnya. gak lama dia mulai menciumi bibirku sambil meraba-raba susuku.

Ia mulai genit membuka handuk sehingga aku langsung bertelanjang. Dia kaget melihat bulu kemaluanku yang lebat. Langsung diciumi dan dijilati toketku dengan rakus. Dihisap hisapnya pentil ku.

Jarinya meraba bibir vaginaku yg dipenuhi dengan bulu yang lebat. Akupun melenguh nikmat ketika jarinya menemukan klitoris. Sementara itu, toketku masih terus dijilatinya. Aku yang sudah sangat bernafsu juga kemudian berbalik menindih tubuhnya. Dengan cepat aku melucuti kancing kemeja serta celananya.

Ira buka dulu ya mas” kataku sambil membuka seluruh pakaiannya.
Hanya Sisa CD, dan tampak penisnya mencuat ingin keluar dari dalam CD.

“ih…Penis mas gede banget, panjang lagi” kataku sambil mengelus-elus kontolnya dari balik CD.

kemudian aku membuka CD nya, dan penisnya yang sudah terasa keras tampak berdiri tegak dihadapan mulutku.

“Buset.. Gede amat.. Bikin Ira nafsu..” kataku sambil menundukkan kepala mulai mengulum penisnya.

Dia mengelus-elus rambutku terkadang tangannya berpindah ke payudaraku semok dan memutar-mutarkan pentil.

“Ira.. Enak banget loh Ir..” desahnya, sambil aku terus menjilati penisnya.
“Ih.. mas, gede banget..”.
“emang kamu belum pernah liat gede gini?”
“Belum mas…” jawabku.
“Arrhhh.. Enak Irrr.” desahnya lagi.

Sementara itu batang penisnya kukocok sambil sesekali kuremas perlahan biji kemaluannya. Dia mendesah keenakan ketika aku mengulum penisnya dengan mulutku. Dia selalu mengusap-usap rambutku dengan gemas.

Ira.., dijepit pakai toketmu enak kayaknya deh” pintanya.

Aku langsung meletakkan penisnya di belahan dadaku, dan kemudian dia mengenjot penisnya diantara toketku.

“Enak banget aaasshh..” Dia seperti gak tahan menahan rasa nikmat itu.

Selang beberapa lama, dia menyodorkan kembali penisnya ke mulutku. Akupun menyambutnya dengan penuh birahi hawanafsu.

beberapa lama kemudian, aku merasa bosan mengulum penisnya yang besar itu, aku punya inistiaf lebih cepat agar dia bisa mencapat kenikmatan yang bagus. ku naiki tubuhnya dan mengarahkan penisnya ke vaginaku.  javcici.com yang mulai menerobos vaginaku yang sempit.

“aduuhh.. gede banget nih penisnya mas..” desahku ketika penisnya berhasil memasuki lubang vaginaku.
“Tapi enak juga kan..” tanyanya menggoda
“Iya sih.. tapi Aduh..aduh.. aduh.. Oh.. Sstt.. Hah..” jeritku ketika dia mulai menggenjot vaginaku dari bawah.

“Mas.. Gimana rasanya.. Enak kan goyangan Ira?” tanyaku menggoda.

Dia pun terus mengenjot vaginaku dari bawah, dan sesekali tangannya meremas payudaraku yang berayun-ayun menggemaskan. Setelah bosan dengan posisi tersebut, dia membalikkan tubuhku sehingga dia berada diatas. semakin kenjang menggenjot penisnya keluar masuk vaginaku .

“hmmm.. ahhh.. mas.. Enak.. Ohh. penis mas laju banget, vaginaku sampai sesek rasanya mas, gesekan penis mas terasa banget di bibir vaginaku. Aku melenguh keenakkan.
“Ayo hisap pentil Ira mas” perintahku. Diapun kemudian menghisap pentilku sambil terus menggenjot vaginaku.

Tak lama tubuhku menggelinjang terasa sekali vaginaku berdenyut-denyut.

“Ira, enak kali, kontolku seperti sedang diemut lho, nikmat kali rasanya empotan vaginamu ini yang berdenyut-denyut”ujarnya. Dia mengeluarkan penisnya dari vaginaku yang ingin posisi baru .

Dengan gaya doggy style dia menggempurku dari arah belakang.
“Aduh.. mas.. kencang banget.. aaahh..” erang ku ketika dia mengenjot kencang.
“Ahh.. Ahh.. Ahh..” erangku kembali seirama dengan goyangannya.

Tampaknya Dia ingin segera menuntaskan permainan ini. aku di suruh rebahan di atas ranjang. Dia kemudian mengarahkan penisnya kembali ke dalam lubang vaginaku.

“Aaaaaahh..” jeritku kembali ketika penisnya berhasil memasuki vaginaku. Erangan nikmat kami berdua memenuhi ruangan itu, dan ditambah dengan bunyi ranjang menambah suasana lebih asik. artikelbokep.com Aku menggelengkan kepala ke kiri kanan dan meremas-remas sprei ranjang menahan nikmatnya goyangan.

“mas.. kalau kencang gini terus Ira hampir sampai klimask mas, terusin aja yah… Ahh.. Ahh” pekikku sambil tubuhku mengejang dalam dekapannyak, menjerit-jerit tanpa malu.

saat itu kami berdua sudah mencapai klimaks yang sempurna. sambil tiduran tangannya jahil-jahil gitu ke susuku. meraba-raba dan menarik-narik pentil susuku . aku merasa gelisih , tapi ya sudahlah ini demi kepuasaan kami berdua. benakku

Setelah beristirahat beberapa menit, kami segera membersihkan diri dengan mandi berdua dikamar mandi. baru kali ini sih aku mandi berdua sama lelaki. walaupun aku cewek ABG yang bandel, tetap aja aku mandi sendiri tanpa di temani orang lain..,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Cerita Seks Selingkuh Panas Dengan Teman Suamiku

Kumpulan Bokep Terlengkap 2024 – Suami Selingkuh Teman Selingkuh Perkenalkan nama saya Sinta, perempuan berusia 28 tahun dan dikatakan badan saya sangat proporsional, tinggi 170 cm? 55 kg dan ukuran dada 34B, ditunjang dengan paras cantik (begitu kata orang) dan kulit putih cerah. Sebagai SPG di pameran mobil, saya sering menarik perhatian pengunjung. Banyak orang yang mampir ke stan bukan untuk melihat mobil yang saya pamerkan, melainkan untuk melihat saya.

Awal Mula Sinta Selingkuh

Menikah dengan Ron, 30 tahun, pekerja sukses. Kami sepakat bahwa kami tidak bisa mempunyai anak sebelumnya dan kehidupan seks kami baik, Roni bisa memenuhi kebutuhan seksual saya, yang bisa dikatakan sedikit lebih. Saya bisa bertanya dua kali sehari di pagi hari sebelum Roni berangkat kerja . dan di malam hari sebelum tidur.

Dan ceritanya dimulai dengan kesuksesan Ron di kantornya dan mendapatkan kepercayaan dari atasannya yang sangat baik. Keyakinannya sering membuat Roni harus lembur. Awalnya saya bisa menerima, tetapi lama-kelamaan hal ini menyebabkan pertengkaran. Roni sering harus berangkat dan pulang larut malam, bahkan setelah tengah malam.

Kisah ini bermula ketika Roni diberi tanggung jawab mengelola sebuah proyek dan dibantu oleh rekannya Bram dari luar kota. Saat pertama kali Bram diperkenalkan, dia langsung terlihat kaget dan sering menatapku, membuatku tak nyaman. Bram cukup bagus dan tahan lama.

Karena kebutuhan pekerjaan dan efisiensi, kantor Ron memutuskan Bram akan tinggal di rumah kami untuk sementara. Dan memang mereka berdua sering bekerja hingga larut malam di rumah kami. Bram tidur di kamar kami tepat di seberang kamar kami.

Seringkali di malam hari aku pamit tidur, mata jahatnya ingin mencuri pandang di sela-sela piyama yang kupakai. Aku sangat suka tidur telanjang sehingga aku bisa berhubungan intim begitu Roni datang.

Cerita Seks Selingkuh Dengan Teman Suamiku

Suatu pagi aku dan Roni bercinta di dapur, saat masih pagi, aku sedang duduk di meja dan Roni berada di depan, tiba-tiba Bram muncul dan melihat kami, dia memasukkan jari telunjuknya ke dalam mulut sehingga Aku tidak akan menghentikannya, itu kami lakukan karena kami berada di atas dan Roni memunggungi Bram dan aku juga tidak bisa menghentikan Roni. Aku akhirnya membiarkan Bram memperhatikan aku dan Ron bercinta tanpa kusadari hingga kami berdua sama-sama orgasme. Dan aku tahu Bram melihat tubuh telanjangku saat dia melepaskan penis Ron dan merunduk ke bawah meja.

Bram Berniat Buruk pada Shinta

Setelah kejadian itu, Bram semakin memperhatikan setiap bentuk tubuhku.
Sampai suatu ketika, Ron terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga dia tidak menyentuhku selama hampir seminggu. Pada hari Jumat, kantor tempat Roni bekerja mengadakan jamuan makan malam di rumah bos Roni.

Rumah itu terdiri dari dua lantai yang sangat mewah. Di lantai 2 terdapat galeri kuno. Kami datang bertiga, dan malam itu aku mengenakan gaun malam merah yang sangat seksi, terbuka di bagian belakang dan diikat di leher, sehingga aku tidak bisa memakai bra. Gaun itu memiliki robekan panjang sejengkal di atas lutut. Aku merasa sangat seksi, dan Bram terkejut melihatku keluar dari kamar.

Aku dan Ron sempat bercinta di dalam kamar sebelum kami berangkat, dan tanpa kami sadari, ternyata Bram sedang mengintip dari balik pintu yang kami tutup sembarangan, menyisakan celah yang cukup untuk melihat kami masuk ke dalam. . pantulan cermin. karena capek atau buru-buru pergi, Roni orgasme duluan dan aku menahannya. Dan Bram tahu itu.

Malam itu, saat acara sedang ramai, tiba-tiba Roni menelepon atasannya untuk memperkenalkan kliennya. Roni menyuruhku untuk menunggu sebentar, sambil menunggu aku menuju ke lantai 2 untuk melihat barang-barang antik, di lantai 2 cukup sepi, hanya 2-3 orang saja yang melihat-lihat di ruangan besar itu. Aku tertarik dengan cermin besar yang ada di sudut ruangan, tanpa rasa takut aku memandang ke sana dan mengaguminya sekaligus mengagumi seksualitas tubuhku di depan cermin, tanpa kusadari kalau Bram ada di sampingku.

“Pecahan kaca lho…enak…” canda Bram
“Ah, kamu pasti bisa, Bram,” jawabku tersipu
Setelah ngobrol panjang lebar di depan cermin, Bram meminta bantuan sambil memegang gelasnya seperti , kedua tanganku memegang gelasnya dan gelasku.

“Aku bisa membuatmu lebih seksi,” katanya dan memegang rambutku dengan sangat lembut mengungkapkan kepada saya leher yang panjang dan mulus, dan sejujurnya, saya tampak terpesona dengan kondisi saya. dan memang benar aku terlihat lebih seksi. Dan saat aku sedang terpesona, tiba-tiba tangan Bram menyentuh leherku dan menggelitikku, dan detik berikutnya Bram menempelkan bibirnya di leherku, area paling sensitif milikku, sehingga aku pun lemas masih memegang gelas milik Bram. , yang menyudutkanku ke dinding dan mencium leherku dari depan. “Bram, apa yang kamu lakukan…tinggalkan aku Bram…pergi…!”, aku meronta, tapi Bram tahu aku tak akan berteriak dalam suasana seperti ini karena akan membuat malu semua orang.

Perselingkuhan Bram dan Sinta Dimulai

Bram terus menyerangku sambil memegang gelas itu dengan kedua tangannya. Dia bebas menyentuh payudaraku dari luar dan terus mencium leherku hingga kakiku. “Bram…hentikan Bram, aku mohon…tolong Bram…jangan…” rintihku namun Bram terus menyerang dan jari tengahnya meraih bibir pahitku yang berputar-putar. menjadi basah karena serangan itu.

Dia memperhatikan bahwa saya hanya memiliki G-string hitam dengan kait di tepinya, jadi dia menariknya dengan satu tarikan dan G-string saya terlepas. Aku menjerit pelan ketika aku merasakan benda keras menempel di pahaku. Saat Bram semakin liar dan aku tak bisa melepaskannya, tiba-tiba aku mendengar suara Ron berteriak dari pinggir tangga membuat cengkeraman Bram mengendur, aku segera merapikan pakaianku dan berlari ke arah Ron yang tak bisa melihat kami dan meninggalkan Bram. dengan G-string hitamku. Saya sungguh kaget dengan kejadian tersebut, namun tanpa saya sadari saya merasa tertantang untuk melakukannya di depan umum meski telah diperkosa.

Ternyata pestanya berlangsung hingga larut malam dan Roni bilang dia ada rapat dengan klien dan bosnya dan memutuskan aku harus pulang bersama Bram. Tak kuasa menolak, akhirnya aku mengajak Bram bersamaku malam itu, dalam perjalanan dia hanya berkata, “Maaf Sinta…kamu cantik sekali malam ini.” Kami tidak mengatakan apa pun di perjalanan. Sesampainya di rumah, aku segera masuk ke kamar dan berbaring di tempat tidur, merasakan sesuatu yang aneh antara rasa malu karena baru saja mengalami pemerkosaan ringan dan rasa malu karena mengakui bahwa aku sangat kesal dengan penyerangan tersebut. gairah hilang.

Tanpa disadari, ternyata Bram sudah mengunci semua pintu dan pergi menuju kamarku. Aku kaget saat mendengar suaranya, “Aku ingin itu kembali untukmu” ucapnya sambil menyerahkan G string-ku. Berdiri hanya dengan celana pendek, aku segera melepas G-stringnya, namun saat itu juga Bram kembali menyergapku dan langsung menciumku sambil menarik kaitan gaun malamku, aku sudah telanjang bulat di hadapannya.

Tanpa menunggu lama aku langsung menjatuhkan diri ke tempat tidur dan dia langsung menindihku. Aku menendang “Bram..lepaskan aku Bram..ingat kau sahabat suamiku Bram..jangan..ahh..aku mohon padamu” rintihku bingung antara nafsu dan malu namun Bram mendorong hingga aku berteriak ketika dia memasukkan kemaluannya ke dalam vaginaku, ternyata dia hanya memakai celana pendek tanpa celana dalam.

Selingkuh Selingkuh “Ahhhh? Bram..kamu..:’ Lalu dia mulai memompaku dan perlawananku pun terlepas, akhirnya aku memejamkan mata dan menangis pelan..bel..bel..bel..aku mendengar suara itu suara penis besarnya di dalam dan di luar vaginaku yang sudah sangat basah sehingga memudahkan penisku untuk digerakkan. Dia memompaku cukup lama dan aku hanya terbaring tak berdaya mendengarkan nafasnya akhirnya terdengar desahan panjang “Ahhh?.. . Ternyata aku yang pertama kali orgasme, aku cukup bingung dengan pemerkosaan yang aku nikmati, aku mendengar suara Bram di telingaku “Ahhh..hmmfff?” isi dengan cairan kental panas. Sekitar tiga puluh detik, Bram ambruk di atasku.

“Maafkan aku Sinta, aku tidak bisa mengendalikan nafsuku…” bisiknya pelan, lalu berdiri dan meninggalkanku yang terbaring disana sambil memperhatikan. sampai aku tertidur, aku tidak tahu jam berapa Roni sampai di rumah sampai pagi.

Keesokan paginya hari Sabtu, aku berenang di kolam belakang seperti biasa, Roni dan Bram pamit berangkat ke kantor. Karena tidak ada siapa-siapa, saya berani berenang tanpa busana. Saat dia diam-diam menikmati renangnya, Bram rupanya mengaku kurang enak badan lalu pulang, karena Roni sangat percaya padanya, dia membiarkan Bram pulang sendirian. Bram masuk membawa kunci Ron dan melihatku berenang tanpa mengenakan pakaian apa pun.

Lalu dia pindah ke kolam dan melepas semua pakaiannya. Lalu aku memperhatikan kedatangannya, “Bram…kenapa kamu ada di sini?” Aku bertanya: “Tenang saja Sinta, seolah-olah kamu sedang sibuk dengan pekerjaan di kantor.” Saya bisa melihat tubuh berotot dan penisnya yang besar mengangguk saat dia berjalan telanjang ke dalam kolam. Pantas saja vaginaku terasa penuh tadi malam, pikirku.

Aku segera berenang menjauh namun tidak berani keluar dari kolam karena tidak mempunyai pakaian. Saat aku mencondongkan tubuh ke sisi lain kolam, aku tidak melihat tanda-tanda keberadaan Bram di dalam kolam. Aku melihat sekeliling kolam dan tiba-tiba aku merasa vaginaku sangat panas, ternyata Bram terendam air dan menjilati vaginaku sambil memegangi kakiku dan tak mampu melawan. Selingkuh Selingkuh

Aku merasakan lidahnya menjelajahi vaginaku, memasuki lubang seksualku. Menggigit bibirku untuk menahan gairah, dia mengerjakan vaginaku cukup lama. Nafasnya kuat, dan detik berikutnya penis besarnya menggantikan lidahnya. “Arrgghh…” erangku, menikmati kenikmatan yang sudah seminggu tidak disentuh Roni. Aku membiarkannya memperkosaku lagi di kolam. Kini, aku memeluknya sambil menjilat payudaraku dan kemaluannya terus keluar masuk. Bahkan saat dia menarikku keluar dari kolam, aku mulai menikmati pemerkosaan itu, menyadari bahwa nafsuku menutupi kenyataan bahwa teman suamiku memperkosaku.

Di tepi kolam, dia membaringkanku dan meniduri tubuhku lagi. “Kamu sungguh cantik dan seksi, Sinta…” bisiknya di telingaku. Aku memejamkan mata, berpura-pura tidak menikmatinya, tetapi sebenarnya aku sangat ingin memeluknya dan bergerak mengikuti ayunan liarnya. Erangannya dan gerak maju mundur penisnya di dalam vaginaku membuatku sadar bahwa aku sudah berada dalam kekuasaannya. Beberapa saat kemudian, aku orgasme dan menggigit bibirku kuat-kuat sambil memegang tepian kolam. “Menikmati sayangku?” bisiknya, menyadari bahwa aku telah orgasme.

Beberapa saat kemudian, Bram berteriak, “Kamu hebat, Sinta… Aku cinta kamu…” dan aku merasakan ruam yang kuat di vaginaku. Dia mengeluarkan kemaluannya yang masih besar dan keras, dan aku refleks menamparnya, memalingkan wajahku. Entah pukulan itu berarti marah atau hanya refleks.

Selingkuh Selingkuh Saat Roni pulang, aku terkejut karena aku tidak menceritakan apa yang terjadi tadi malam dan berharap Roni bisa memuaskanku. Hanya mengenakan kimono yang ada tali depannya, aku menghampiri Ron yang masih asyik dengan komputernya di dalam kamar, lalu aku membuka tali kimonoku dan mengusap bagian belakang payudara besarku ke kepalanya, berharap dia akan berbalik dan menyerangku. .

Aku mendapat teriakan, “Sinta… Apa kau tidak lihat aku sedang sibuk? “Jangan ganggu aku dulu…ini demi masa depan kita” teriaknya keras. Aku yakin Bram mendengarnya .berteriak juga. Aku kaget dan menangis, lalu aku keluar kamar sambil membanting pintu, lalu aku pergi ke tepi kolam dan duduk disana sambil berpikir dan menahan nafsuku. Dari kolam aku bisa melihat bayangan Ron di depan komputer dan lampu di kamar Bram. Samar-samar Bram terlihat keluar dari kamar mandi tanpa ada sehelai benang pun yang menutupi tubuhnya. Karena di luar gelap, dia tidak bisa melihatku. Selingkuh Selingkuh.

Tanpa kusadari, aku mendekat ke jendela dan menyaksikan Bram mengeringkan tubuhnya. Tubuhnya sangat berotot, dan perhatian saya tertuju pada penisnya yang besar dan tegak, yang tersentak dan bergerak ke kanan saat dia memberi isyarat kepada saya. Saking malunya aku mengaguminya dan berharap penis itu bisa kembali masuk ke dalam vaginaku yang masih haus. Pelan-pelan aku membelai vaginaku hingga terasa basah, akhirnya aku putuskan untuk bertanya pada Bram dengan jantung berdebar kencang dan pikiran berkabut nafsu, aku pun memutuskan untuk masuk ke dalam kamar Bram dan segera mengunci pintunya dari dalam. Bram sangat terkejut “Sinta..apa yang kamu lakukan?”, aku hanya meletakkan jari telunjukku di bibirku dan memberi isyarat agar tidak bersuara karena Roni ada di ruangan seberang.

Aku segera melepas baju tidurku dan tubuhku yang putih mulus terekspos di hadapannya tanpa sehelai benang pun. Bram tersenyum sambil memamerkan penisnya yang sudah membesar dan terlihat lebih berotot. Aku langsung berlutut di depannya dan menghisap kemaluannya, masih shock dengan kejadian tersebut, namun mengerang pelan saat merasakan kemaluannya mengulum dan menghisap dengan penuh nafsu.

Selingkuh Selingkuh Selagi mulutku masih menempel di kemaluannya, perlahan aku naik ke kasur dan memasukkan vaginaku ke dalam mulut Bram, saat dia berbaring dia mengerti maksudku dan seketika lidahnya memakan vaginaku yang sudah sangat basah. Cukup lama aku dalam posisi ini, aku tertarik dengan Ron yang mungkin tiba-tiba datang, aku langsung berinisiatif mengubah posisi dan perlahan-lahan duduk di atas kemaluannya yang sudah diregangkan dan diregangkan. Pelan-pelan aku bimbing dan masukkan ke dalam vaginaku, rasanya berbeda dibandingkan saat dia memerkosaku, pelan tapi pasti aku merasakan sensasi yang luar biasa hingga akhirnya seluruh penis Bram masuk ke dalam vaginaku

“Ahh..sssfff..Braaam aku mengerang perlahan, menahan suara gairahku, merasakan seluruh penisnya memenuhi vaginaku dan menyentuh rahimku. Perasaan yang luar biasa dan semakin bertambah saat aku mulai menggoyangkan pantatku ke atas dan ke bawah, sementara tangan Bram terus memainkan kedua payudaraku, memilin putingku hingga memerah dan keras, “ahh…ahh…” kami mengerang. . tenang saja Kami memasukkan penisnya masuk dan keluar dari vaginaku, klak..klak..klak. Tak kuasa menahan hasratnya, Bram tiba-tiba terduduk dan dengan rakus menghisap payudaraku bergantian ke kiri dan ke kanan, bergerak ke leherku dan melanjutkannya lagi. Aku benar-benar tidak bisa menahan gairah yang selama ini terpendam. Selingkuh Selingkuh

Mungkin karena aku benar-benar menahan hasratku atau karena aku takut Roni mendengarnya sehingga mau tidak mau aku mengeluarkan luapan gairah pertamaku, sambil mendekap Bram erat dan menggigit bahunya, untuk menyelesaikannya. Bram dan dia, seperti aku, tak bisa melepaskannya saat orgasmeku sudah mencapai puncaknya. Bram merasakan kemaluannya disiram cairan panas dan tahu aku sedang mengalami orgasme dan membiarkanku memeluknya erat-erat dengan belaian panas.

Selingkuh Selingkuh Setelah aku orgasme setelah kurang lebih 30 detik, Bram membalikkan tubuhku dan penisnya masih menempel di vaginaku. Bram mulai membelaiku perlahan sambil menjilati leher dan putingku, entah kenapa aku kembali bergairah dan membalas ciumannya dengan erat, lidah kami saling bersentuhan dan Bram kembali merasakan penisnya keluar masuk dengan pelan karena vaginaku basah. lagi dan siap untuk melakukan serangan berikutnya.

Dan seketika Bram dengan bersemangat dan cepat memompa kemaluannya, membuat tubuhku bergoyang dan dadaku bergerak naik turun, dan suara yang terdengar di sela-sela erangan kami berdua menenggelamkan derit ranjang dan suara itu. kemaluannya yang keluar masuk vaginaku menyulut gairahku dan aku pun naik untuk melanjutkan bersama Bram.

Dan benar saja, 10 menit kemudian aku mencapai orgasme keduaku dengan menyatukan kedua kakiku dan menekan kuat pantatnya hingga penisnya menyentuh rahimku. Aku memeluk Bram dengan erat, membiarkan diriku menikmati gelombang kenikmatan yang berulang kali menerpaku saat cairan itu keluar. Aku menggigit bibirku agar tidak mengeluarkan suara, cukup lama aku dalam keadaan itu dan anehnya saat aku berhenti di puncak aku mendapati diriku kembali menyamai gerakan Bram sambil menaikkan dan menurunkan pantatku. Lalu aku mendengar pintu kamarku terbuka dan detik berikutnya Roni mengetuk pintu kamar Bram “Bram…kamu tidur Roni mengetuk?” Segera Bram melepaskan pelukannya dan menyuruhku bersembunyi di kamar mandi.

Begitu aku mengambil piyamaku yang tergeletak di lantai, aku segera berlari menuju kamar mandi dan menguncinya dari luar. Jantungku berdebar kencang membayangkan apa jadinya jika suamiku mengetahuinya.

Bram dengan santai dan masih telanjang membuka pintu dan mengajak Ron masuk. Roni kaget melihat Bram telanjang. “Apa yang kamu lakukan Bram” pasti di ranjang yang berantakan. . Bram hanya tersenyum dan berkata, “Aku hanya ingin tahu…” Pada dasarnya, Roni langsung membicarakan beberapa pekerjaan dan mereka mulai mengobrol. Mereka berbincang kurang lebih sepuluh menit, dan selama sepuluh menit jantungku berdebar cukup kencang, namun anehnya dalam situasi ini, nafsuku justru semakin meningkat.

Setelah Ron pergi, Bram kembali mengunci pintu kamar dan mengetuk kamar mandi dengan lembut, “Sinta, buka pintunya…aman.” Begitu aku membuka pintu, Bram langsung menarikku dan meletakkanku di meja sebelah kamar mandi, dia segera membuka kakiku dan kembali merestui payudara dan putingku dengan kemaluannya. Selingkuh Selingkuh

Sepuluh menit berlalu dan guncangan Bram semakin cepat hingga aku tahu dia sudah mencapai puncak dan aku merasakan hal yang sama “Braam lebih cepat sayang aku akan keluar…” Aku menghela nafas “Tunggu sayang. ayo kita keluar di waktu yang sama” dan benar saja, saat aku merasakan air maninya muncrat ke dalam vaginaku, aku mengalami orgasme yang ketiga dan lebih kuat dari yang pertama dan kedua, kami berpelukan erat. dan menikmati puncak gairah pada saat bersamaan. “Braaammm…” desahku. “Ahhh Sinta..kamu luar biasa…” ucapnya. Kami akhirnya berpelukan dengan lepas, pertarungan yang sangat melelahkan.

Curang demi curang Melihat jam, ternyata kami sudah bertengkar selama dua jam. “Terima kasih Bram…kamu luar biasa…” ucapku dengan ciuman penuh gairah dan segera memakai piamaku dan kembali ke kamarku. Roni tak curiga dan terus bekerja di depan komputer tanpa menghiraukanku yang langsung merebahkan tubuhnya tanpa melepaskan pakaianku seperti biasanya karena aku tahu payudaraku sudah ditandai dengan ciuman Bram. Malam itu aku merasa sangat bersalah pada Ron, namun di sisi lain aku merasa sangat puas dan tidur nyenyak.

Cheating Cheers Keesokan harinya, seperti hari Minggu biasanya, aku dan Ron berenang di pagi hari, namun mengingat Bram ada di sana, kami yang biasa berenang telanjang akhirnya memutuskan untuk memakai pakaian renang, aku bersyukur karena bisa menutupi payudaraku yang masih lebam. Gigitan Bram. Saat kami sedang berenang, aku menyadari Bram memperhatikan kami dari kamarnya. Dan saat Roni sedang asyik berenang, aku melihat Bram meraih tanganku dan aku terkejut dia menunjukkan penisnya yang sudah besar dan ereksi. Seperti dihipnotis, aku memutuskan untuk berjalan. “Ron, aku mau ambil makanan ya?” Aku bilang pada Ron dia setuju saja sambil terus berenang, Ron sangat suka berenang, dia bisa berenang 2 jam terus menerus tanpa henti.

Aku bergegas masuk dan menuju kamar Bram. Di sana Bram menunggu dan tak sabar, dia melepas baju renangku hanya dengan seutas tali untuk mengikatnya. “Kamu gila Bram…Roni bisa saja mengetahuinya,” protesku tanpa protes, sangat bersemangat dengan tantangan itu sendiri. dan dia mencium punggungku dengan kasar sambil memukul payudaraku. “Tapi kamu menikmatinya kan?!”, goda Bram sambil mengecup leherku. Dan menghela nafas, menahan kegembiraan dan tantangan itu. Parahnya, Bram menarikku ke jendela dan masih dari belakang dia meraih payudaraku dan mencium punggungku di pantatku, “Kamu gila Bram, Roni bisa melihat kita” tapi anehnya aku tak keberatan sama sekali dan menatap Roni. yang sangat menikmati renang ini.

Bahkan di kamar Bram aku sangat menikmati sentuhan Bram. “Sinta, kamu menyukainya ya?” tanyanya sambil memasukkan kemaluannya ke dalam vaginaku dari belakang. “AHH..Bram..” teriakku kaget sekaligus senang, kini aku berani bicara lebih keras lagi karena aku tahu Roni tidak bisa mendengarnya. Segera Bram mendorong penisnya maju mundur di dalam vaginaku “Ahh.. Bram lebih keras.. Persetan aku Bram..tolong aku Bram..penismu sungguh unik..Bram aku mencintaimu.” Saya berteriak tanpa gangguan. menatap Ron. Selingkuh Selingkuh

Bram membalasnya dengan gerakan-gerakan gila hingga vaginaku terasa semakin dalam seiring sentuhan kakinya dalam posisi ini, “Sinta..khhaau hhebat..” rintihnya sambil terus menyodorkan, andai saja Roni yang melihat. sesaat Di kamar Bram, dia akan kaget melihat pemandangan, sang istri jatuh cinta pada rekan kerjanya. Ternyata kami memang bisa mengimbangi satu sama lain, kali ini kami mencapai puncak dalam waktu yang bersamaan dalam waktu 20 menit. “Ya Tuhan Bram lebih kuat…ahhhh aku keluar Braaaaam” teriakku. “Aaaaaa juga Tyyaaasss..nickkkmat tidak pernah mmmeemeekmu..aahhhhh.” teriaknya saat puncak kenikmatan datang di saat yang bersamaan. Setelah itu aku langsung mencium bibirnya dan memakai baju renangku dan kembali berenang bersama Ron yang tidak mengerti apa yang sedang terjadi.

Setelah itu, hari-hari berikutnya membawa gairah baru dalam hidupku sebagai tantangan untuk jatuh cinta pada Bram. Ada saatnya Roni akhirnya ingin tidur denganku pada suatu malam hingga dia tertidur karena lelah, aku ingin mengambil susu di dapur dan karena sudah larut malam aku memutuskan untuk tidak memakai pakaian. Selingkuh Selingkuh

Saat aku berjongkok di depan lemari es, aku sempat melihat bayangan di belakangku sebelum aku sadar kalau Bram ada di belakangku dan meninjuku dari belakang. Kemaluannya langsung menusuk vaginaku, yang hanya membuatku tersedak dan menahan kenikmatan yang tiba-tiba. Kami bergulat di lantai dapur lalu dia mengambil kursi dan duduk di atasnya sambil menggendongku di pangkuannya “Bram kamu orang jahat” rintihku yang juga menikmatinya dan kami bercinta di dapur hingga hampir pagi. Bersama Bram-lah aku menemukan passion terpendamku selama ini.

Akhirnya, setelah proyek kantor Ron selesai, Bram harus meninggalkan rumah kami, dan malam sebelum dia berangkat, aku dan Bram sempat bercinta lagi.

Tags :

Selingkuh, Perselingkuhan, Gairah, Kebutuhan seksual, Tantangan, Godaan, Pengkhianatan, Nafsu, Intrik, Rahasia, Pemerkosaan, Hasrat terpendam, Kemarahan, Ketidakpuasan, Kerumitan emosional

Aku Terbuai Rayuan Pacar di Sabtu Malam – Kisah Romantis yang Menggugah Hati

Sabtu malam selalu menjadi waktu yang spesial untuk dihabiskan bersama orang yang kita cintai. Dalam cerita ini, kita akan mengikuti perjalanan romantis yang penuh dengan kehangatan dan keajaiban cinta. Mari kita selami kisah ini dan temukan keindahan dari setiap momennya.

Awal Pertemuan yang Menggugah

Malam itu dimulai dengan suasana yang penuh harapan. Aku dan pacarku memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama setelah seminggu yang sibuk. Pertemuan kami selalu diwarnai dengan tawa dan canda, tetapi malam itu terasa lebih istimewa.

Rayuan Manis di Bawah Bintang

Saat berjalan di bawah langit malam yang dipenuhi bintang, pacarku mulai merayu dengan kata-kata manis yang membuat hatiku berdebar. Setiap kata yang diucapkannya seperti musik di telingaku, membawaku ke dunia yang penuh dengan keajaiban dan cinta.

Momen Romantis yang Tak Terlupakan

Di tengah malam, kami menemukan tempat yang sempurna untuk duduk dan berbicara. Suasana yang tenang dan keindahan malam menambah romantisme momen tersebut. Pacarku menggenggam tanganku dan membisikkan kata-kata cinta yang membuatku merasa sangat istimewa.

LIHAT INI JUGA YA GUYS !

Gairahku Meningkat

Cerita ini terjadi ketika aku masih usia 15 tahun. Aku yang baru saja lulus SMP bingung mau kemana, melanjutkan sekolah nggak mungkin sebab Bapakku sudah satu tahun yang lalu meninggal. Sedangkan Ibuku hanya penjual nasi bungkus di kampus dan kedua kakakku pergi entah bagaimana kabarnya. Sebab sejak pamitan mau merantau ke Pulau Bali nggak